Senin, 29 Oktober 2018

Strategi MENANG dalam Pemilukada/Pemilu Legislatif

Image result for Strategi MENANG dalam Pemilukada/Pemilu Legislatif

1. Pengantar.
caleg bekasi - Skema demokrasi memberi ruangan buat tiap-tiap masyarakat negara untuk mengambil sisi proses dari politik

Indonesia menjadi salah satunya negara yang berpedoman prinsip demokrasi langsung, jadi implikasinya ialah, jika siapa saja yang dipandang mempunyai tekad untuk bertindak aktif dalam proses kontestasi politik, seperti penentuan umum kepala daerah serta penentuan calon anggota legislatif, yang sesuai dengan kriteria yang sudah dipastikan dalam undang-undang republik indonesia nomer 8 tahun 2012

mengenai Pemilu serta UU No. 2 Tahun 2011 mengenai Partai Politik.
2. Kerangka.
Penentuan Umum, ialah fasilitas penerapan kedaulatan rakyat yang dikerjakan dengan cara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, serta adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasar pada Pancasila serta Undang-Undang Basic Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sedang Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ialah Pemilu untuk pilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah propinsi serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasar pada Pancasila serta Undang-Undang Basic Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemilu dikerjakan dengan efisien serta efektif berdasar pada azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, serta adil.
Berdasar pada Ketetapan KPU Nomer: 06/Kpts/KPU/Tahun 2013 mengenai Penentuan Nomer Urut Partai Politik Peserta Penentuan Umum Anggota DPR, DPRD Propinsi serta DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014, jadi ada 10 Partai yang memiliki hak jadi peserta pemilu legislatif tahun 2014 mendatang. Lolosnya ke 10 partai itu, (lepas dari perbincangan hukumnya) memberikan jika 10 partai politik itu mempunyai manajemen organisasi yang baik dalam mempersiaakan kriteria administrasi yang diperlukan KPU.

Lolosnya ke 10 partai itu, ikut memberi isyarat jika porses kontestasi telah diawali, kontestasi step ke-2 ialah, buat beberapa calon calon legislatif, baik yang incumbet maumpun pendatang baru, yakni pastikan jika dia mendapatkan referensi dari semasing partainya, lalu, konstetasi ke-3 ialah "bertanding di lapangan".

Tersebut penulis jabarkan strategi serta taktik mencetak kemenangan, berdasar pada pengalaman empirik menjadi konsultan dalam memenangi beberapa calon, baik pada pemilukada ataupun pemilu legislatif.

3. Taktik Menang
Taktik yang disebut yakni mengenai beberapa langkah serta metodelogi yang dipakai oleh calon legislator, baik pada segi internal atau yang diketahui dengan team pemenangan calon, dan pada segi external, yakni timses yang dibuat oleh parpol. Pilihan taktik yang pas bisa menjadi begitu penting, supaya proses pemenangan dapat efisien serta efektif (dengan politik serta ekonomi).

Disinilah terpenting buat calon serta komponen pendukungan mendesain serta membuat gagasan taktik pemenangan kontestasi penentuan anggota legislatif. Penentuan taktik pasti diperuntukkan untuk dua perihal yakni pertama, untuk tahu kesempatan persentase kemenangan sebelum penyelenggaraan pemilu legislatif dikerjakan. Ke-2, untuk tahu siapa sebenarnya lawan politik yang kuat, serta ke-3, untuk tahu berapakah resource finansial yang perlu disiapkan.

Ke-3 arah itu pasti masih tetap mejadi info awal ke arah hasil akhir, yakni memenangi pemilihan kepala daerah (kemenangan). Oleh karenanya pengetahuan serta pandangan yang fundamental masalah beberapa taktik serta langkah untuk melalui semua proses serta tingkatan pemilihan kepala daerah adalah perihal yang tidak dapat di tawar kembali.

Sesudah beberapa calon dinyatakan lulus verifikasi KPU, serta memperoleh bukti yang syah (SK KPU), jadi langkah setelah itu menyiapkan skema serta metodelogi kerja kontestasi yang baik, yakni skema serta metodelogi kerja manejerial. Berdasar pada pengalaman, penulis mengawali daeri pendekatan skema GIS, (geografi info sistym). maksudnya ialah untuk memberi data-data untuk menolong pemungutan ketetapan politik dalam taktik pemenangan calon. Skema ini diantaranya berisi :

Pemetaan lokasi

· Pemetaan jumlahnya pemilih berdasarkan DPT
· Pemetaan tokoh serta Organisasi / Instansi
· Pemetaan kemampuan parpol berdasarkan pemilu legislatif keterwakilan di DPRD)
· Pemetaan kemampuan pesaing
2. Pendataan serta peletakan Team Sukses
3. Pendataan serta distribusi atribut/peraga kampanye
4. Pendataan tujuan suport/nada per level (TPS, desa, kecamatan, dapil, kabupaten)
5. Pendataan tingkatan kampanye serta gagasan kerja
6. Simulasi pencapaian nada dari tiap-tiap pekerjaan kampanye yang dikerjakan
7. Verifikasi Rincian Pemilih Masih (DPT) dengan memakai software spesial DPT
8. SMS Centre, yang menyiapkan sarana :
· Penerimaan data laporan peristiwa/berita dari Team Sukses
· Penyebaran (broadcast 1 pesan ke banyak arah) SMS ke :Pemilih, Simpul Team Tingkat Dapil, Simpul Team Tingkat Kecamatan, Simpul Team Tingkat Desa/Kelurahan, Semua Team Sukses, Penerimaan laporan pencapaian nada sesaat (sesuai dengan tempat timses)
9. Quick – Real Count perhitungan pencapaian nada
· Perhitungan cepat (Quick Count) pencapaian nada dari sample TPS yang dipastikan
· Laporan detil pencapaian
· Laporan rekapitulasi pencapaian nada dari sekian waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact us

Nama

Email *

Pesan *